Join Vitamin and Enzyme School, 6 Maret 2013 di Malang.


KUTI dan DAFTARKAN SEGERAAA…!!!

Pelatihan formulasi pakan terbaru dan nutrisi ternak dengan teknologi dan metode termutakhir menggunakam BRILL FORMULATION.

Vitamin and Enzyme School, akan hadir kembali pada 6 Maret 2013 di Malang. (Dok. TROBOS/Ist)

Vitamin & Enzyme School adalah program pelatihan formulasi pakan dan nutrisi untuk ternak dan ikan. Program ini dibuka untuk umum, bertujuan untuk membuka pemahaman tentang formulasi pakan serta perkembangan pemanfaatan teknologi – informasi terkini untuk mencapai hasil formulasi yang lebih baik. Vitamin and Enzyme School akan hadir kembali pada :

Hari, Tanggal               :  Rabu, 6 Maret 2013
Pukul                             :  09.00 – Selesai
Tempat                          :  Hotel Shantika Premier – Malang
Biaya Pendaftaran      :  Rp 1.250.000
Fasilitas                         :  Seminar Kit dan materi pelatihan, coffe break, lunch
Pembicara                     : Team Trainer Brill Formulation
Materi                            :

- Pelatihan dasar – dasar formulasi pakan
- Update terknologi terbaru dalam formualsi pakan
- Pemanfaatan “Cloud Technology”, analisa parametris serta equation
- Feed microscopy sebagain bagian dari quality control system
- Update tentang raw material dan bahan baku alternatif

Menggandakan Konsumsi Produk Unggas


Penggandaan konsumsi produk unggas dari 7 kg/kap/tahun menjadi 14 kg/kap/tahun dalam waktu 5 tahun harus dimaknai sebagai optimisime untuk penguatan industri perunggasan tanah air

IPC, ajang berkumpulnya stakeholder perunggasan. Bukan hanya ajang bertukar informasi, tapi darinya lahir berbagai komitmen bersama (TROBOS/Dok TCOmm)

Jakarta(TROBOS.COM)Peningkatan kapasitas industri pangan selalu bergantung kepada tingkat konsumsi sebagai nilai eksak dari grafik permintaan. Tak terkecuali pada industri perunggasan yang menyediakan daging dan telur, jika sisi konsumsi tak digarap sementara investasi dan nilai asset terus berkembang maka akan terjadi ketimpangan penawaran yang pasti akan menghancurkan sektor ini. Mau tidak mau, tak boleh diam, sektor konsumsi harus digarap bahkan digandakan untuk mengejar laju produksi.

Pada forum dialog Indonesian Poultry Club (IPC) yang digelar di hotel Harris pada 15 januari 2013, tercetus penggandaan konsumsi produk unggas dari 7 kg/kap/tahun menjadi 14 kg/kap/tahun dalam waktu 5 tahun harus dimaknai sebagai optimisime untuk penguatan industri perunggasan tanah air. Sehingga penggandaan konsumsi tersebut harus dicukupi oleh produk dalam negeri.

Indonesian Poultry Club (IPC) : Bahas Lipatduakan Konsumsi Produk Unggas


Bergabunglah di Forum Indonesian Poultry Club (IPC) pada 15 Januari 2012, yang membahas tantangan  stakeholder perunggasan untuk  bergerak mendongkrak  konsumsi perkapita produk unggas hingga dua kali lipat

IPC merupakan bentuk lain dari outlook/seminar perunggasan yang dirancang mengikuti trend interaktif, menghadirkan banyak narasumber terpercaya. (Dok TROBOS/NTR)

Konsumsi perkapita produk asal unggas sebagai penyumbang angka konsumsi protein hewani yang masih rendah dibanding negara lain merupakan tantangan bagi pemerintah, asosiasi dan dunia industri perunggasan untuk segera bergerak mewujudkan visi Double Consumption. Atau mendongkrak konsumsi perkapita produk unggas hingga dua kali lipat dibanding hari ini.

Selain dari sisi konsumsi, seharusnya industri perunggasan merasa paling berkepentingan meningkatkan daya serap pasar, hingga setidaknya dua kali lipat. Sebab hakikatnya meningkatkan konsumsi produk unggas hingga dua kali lipat, merupakan konsekuensi yang harus dilakukan untuk memberi kesempatan bisnis perunggasan melakukan ekspansi usahanya.

Perikanan Budidaya Gunungkidul Melaju dengan KIMBis


Pendampingan aplikasi iptek kepada kelompok dan jejaring perikanan budidaya mampu mengakselerasi peningkatan produktivitas hingga berkali lipat

Kabalitbang KP Rizald M Rompas dan Wabup Gunungkidul Immawan Wahyudi menandatangani perjanjian kerjasama KIMBis tahun 2012/2013. (Dok Trobos/NTR)

Jogjakarta(TROBOS). Kemajuan kelembagaan pelaku perikanan budidaya tidak hanya dilihat dari progres angka produksi ikan semata, namun juga kemajuan dalam memperjuangkan kemandiriannya dan membangun sinergi dalam jejaring kelompok/kelembagaan dari hulu sampai hilir di wilayahnya. Kemajuan akan diraih lebih cepat, jika para pelaku mendapatkan transfer IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) dan pendampingan untuk aplikasinya.

 

Demikian dinyatakan oleh  Kepala Balitbang KP Rizald Max Rompas pada saat penandatanganan kelanjutan kerjasama penyelenggaraan KIMBis (Klinik Iptek Mitra Bisnis) tahun 2012/2013 antara instansinya dan BBSEKP (Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan Perikanan) dengan Wakil Bupati dan Dinas KP Gunungkidul pada 28 Desember 2012.

Pelatihan “Sukses Beternak Puyuh 3 in 1”


Pelatihan yang berlangsung selama 2 hari 1 malam ini diinstukturi langsung oleh Slamet Wuryadi ketua kelompok KTCS1CS dan tim, dengan progam pelatihan 15% teori 85% praktek.

Peserta pelatihan serius mengikuti praktek penetasan puyuh (DOk T-Comm)

Sukabumi (TROBOS).T-Comm (TROBOS Communication) bersama APPI (Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia) dan KTCS1CS (Kelompok Tani Cilangkap Sub 1 Cikembar Sukabumi) mengdakan  pelatihan budidaya puyuh terpadu, di Desa Cilangkap, Kec. Cikembar, Kab. Sukabumi Jawa Barat (10-11/11/12) Pelatihan ini di ikuti 8 peserta dari 4 kota di antaranya Jakarta, Bekasi, Tasikmalaya dan Sulawesi Selatan, Pesertan terdiri dari berbagai kalangan dan profesi seperti POLRI, counsultan IT, karyawan swasta, Desain Grafis dan Wiraswasta.

 

Pelatihan yang berlangsung selama 2 hari 1 malam ini diinstukturi langsung oleh Slamet Wuryadi ketua kelompok KTCS1CS dan tim, dengan progam pelatihan 15% teori 85% praktek. Di hari pertama para paserta mempelajari teori mengenal lebih jauh tentang puyuh dari hulu ke hilir, manajemen kandang, manajemen paska panen, prospek pasar, dan analisa usaha. Berikutnya praktek langsung diantaranya, mengenal DOQ yang baik, jantan betina, formulasi pakan serta pemberian pakan yang baik dan benar.

Final Lomba Inovasi Pengolahan Ikan di Jogjakarta


Lomba Inovasi Pengembangan Produk Hasil Perikanan ke-4 akan di gelar di Museum Benteng Vredeburg – Jogjakarta pada 31 Oktober 2012.

Museum Benteng Vredeburg Jogjakarta. (TROBOS/Istimewa)

Jogjakarta(TROBOS). Pengembangan  produk olahan hasil perikanan yang memiliki nilai tambah merupakan salah satu solusi untuk menjawab kebutuhan pasar yang menghendaki tersedianya produk olahan hasil perikanan yang siap saji, mudah, praktis namun tetap menyehatkan.

Hal itu terungkap dalam publikasi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam rangka pelaksanaan final Lomba Inovasi Pengembangan Produk Hasil Perikanan. Acara tersebut akan digelar di Museum Benteng Vredeburg, Malioboro, Jogjakarta pada 31 Oktober 2012, pukul 08.00 -17.00 WIB. Sebanyak 40 peserta lomba meramaikan acara ini, yang akan mempraktekan formula yang sudah dikirimkan kepada tim P2HP.

Festival Ayam dan Telur (FAT) 2012 : Dongkrak Konsumsi Daging dan telur Ayam


Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi melepas balon pembukaan FAT 2012. (TROBOS/Dok. Istimewa)

Jakarta(TROBOS). Konsumsi pangan bergizi rata-rata masyarakat Indonesia masih rendah, padahal ini sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan bangsa. Konsumsi protein hewani masyarakat saat ini baru mencapai 5,72 gram/kapita/tahun, yang berarti masih di bawah standar konsumsi gizi nasional yang 6,5 gram/kapita/tahun.

Khususnya untuk produk unggas ayam dan telur merupakan sumber protein hewani yang bermutu tinggi dan perlu dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa. Karena asam amino yang terkandung dalam daging dapat berfungsi untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Demikian juga telor, mempunyai kandungan nutrisi yang lengkap.

DJPB Bersama GPMT Gelar Apresiasi CBIB


Sebagai salahsatu penggerak sektor budidaya, tenaga Teknikal Servis (TS) pakan ikan diharapkan turut aktif menyosialisasikan CBIB kepada pembudidaya ikan.

Ketua Divisi Pakan Ikan GPMT Denny Indradjaja, Direktur Produksi DJPB Abduh Nurhidayat, Debora Prihatmajanti dan para TS pakan ikan peserta Apresiasi CBIB berfoto bersama seusai penutupan (TROBOS/Dok NTR),

Jogjakarta (TROBOS). Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP bersama Asosiasi Produsen Pakan Indonesia (GPMT) Divisi Pakan Ikan menggelar forum Apresiasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) bagi tenaga Teknikal Servis (TS) pakan pada 4-5 Oktober 2012. Bertempat di Hotel Jayakarta-Jogjakarta, acara ini dibuka oleh kasubdit Standarisasi dan Sertifikasi Ir Chaery Novari.

 

Menyambut forum ini, ketua Divisi Pakan Ikan GPMT Denny Indradjaja menyatakan harapannya agar acara ini bukan yang pertama dan satu-satunya. “Saya berharap bisa digelar secara rutin, terutama di daerah-daerah produsen perikanan,”ungkapnya. Denny pun menyebut Lampung sebagai lokasi pelatihan selanjutnya mengingat besarnya produksi udang di wilayah itu.

Materi detil tentang CBIB disampaikan oleh Chaery Novari dan Debora Prihatmajanti sebagai tim trainer CBIB DJPB KKP. Pada kesempatan itu Chaery menandaskan CBIB bukanlah petunjuk teknik budidaya, namun standar umum budidaya sebagai sistem jaminan mutu dan keamanan pangan hasil perikanan.

Family Gathering Pelanggan PT Suri Tani Pemuka


Family gathering guna mempererat silaturahim antar pelanggan dan antara pelanggan dengan manajemen PT Suri Tani Pemuka.

Berfoto bersama pada family gathering sekaligus syawalan antara pelanggan dengan manajemen PT Suri Tani Pemuka (Dok TROBOS/NTR)

Jogjakarta(TROBOS). Guna mempererat silaturahim antar pelanggan dan antara pelanggan dengan manajemen PT Suri Tani Pemuka, perusahaan ini menggelar family gathering sekaligus syawalan di Somandeng, Sundak, Gunungkidul. Acara yang berlangsung pada 9 September 2012 ini dihadiri oleh 120 orang perwakilan pelanggan dari Jogjakarta dan Jawa Tengah selatan.

Ir Y Widiyanto, Aquafeed Operation PT STP Jogja-Jateng Selatan selaku ketua panitia menyatakan, peserta yang diundang pada acara ini merepresentasikan komoditas budidaya

Pelatihan Formulasi Pakan Metode BRILL


Pelatihan formulasi pakan terbaru dan nutrisi ternak dengan teknologi dan metode termutakhir menggunakam BRILL FORMULATION

IKUTI dan DAFTARKAN SEGERAAA…!!!

Pelatihan formulasi pakan terbaru dan nutrisi ternak dengan teknologi dan metode termutakhir menggunakam BRILL FORMULATION.

Hari, Tanggal                 :  Jum’at, 27 September 2012
Pukul                            :  09.00 – Selesai
Tempat                         :  Jakarta (Menyusul)
Biaya Pendaftaran          :  Rp 1.250.000
Fasilitas                         :  Seminar Kit dan materi pelatihan, coffe break, lunch
Materi                           :

  • Pelatihan dasar – dasar formulasi pakan
  • Update terknologi terbaru dalam formualsi pakan
  • Pemanfaatan “Cloud Technology”, analisa parametris serta equation
  • Feed microscopy sebagain bagian dari quality control system
  • Update tentang raw material dan bahan baku alternatif
Powered by WordPress | Designed by: Free SharePoint | Todays Current CD Rates, Wicked Pittsburgh and Fat Burning Furnace